Kegiatan
ini berlangsung pada hari Sabtu dan Minggu dari tanggal 27 sampai 28 Februari
2016. Perjalanan menuju kota Banjarmasin dilakukan satu hari sebelum kegiatan
yaitu hari jum’at. Pada Jum’at malam rombongan tiba di kota Banjarmasin,
sebelum menuju penginapan rombongan bersantai terlebih dahulu di daerah Siring
untuk menikmati jagung bakar. Setelah selesai, rombongan menuju ke penginapan
yang tidak jauh dari Mesjid Raya Sabilal Muhtadin yaitu Hotel Sienna Inn.
Nanang dan galuh langsung beristirahat untuk menyiapkan kegiatan selanjutnya
pada besok hari.
Gambar 1 Hotel Sienna Inn
Hari pertama sebelum memulai kegiatan, nanang
dan galuh melakukan sarapan terlebih dahulu dengan menyantap makanan yang telah
disediakan dipenginapan. Setelah sarapan nanang dan galuh kembali ke kamar
masing-masing untuk bersiap-siap. Kegiatan pertama pada hari sabtu jam 10.00
pagi, diadakan pertemuan dengan perwakilan Nanang Galuh Provinsi Kalimantan
Selatan yaitu Nanang Syamsuddin (Wakil II Nanang Kalimantan Selatan) dan Galuh
Ghina (Galuh Kalimantan Selatan). Kegiatan ini bertujuan untuk berbagi
pengalaman sekaligus tukar pendapat (sharing)
mengenai kegiatan nanang galuh tingkat provinsi. Mengingat juara 1 dan juara 2
pasangan nanang dan galuh akan berkompetisi kembali ditingkat provinsi untuk
meraih gelar nanang dan galuh Kalimantan Selatan. Yang mana apabila meraih
gelar sebagai nanang dan galuh Kalimantan Selatan akan mewakili provinsi dalam
pemilihan duta pariwisata Indonesia. Dengan antusias nanang maupun galuh HST
secara bergantian menanyakan sekilas mengenai ajang yang akan diikuti oleh
mereka nantinya, tidak terasa waktu sudah menunjukkan jam 12.00 siang, berarti
sudah 2 jam nanang dan galuh melakukan
sharing. Kegiatan sharing pun
selesai, nanang galuh HST dan perwakilan nanang galuh Kalsel beserta rombongan
lainnya bersiap-siap untuk makan siang. Tempat yang dipilih untuk makan siang
adalah Soto Bang Amat yang berada di daerah Benua Anyar. Soto Bang Amat
merupakan salah satu tempat makan yang terkenal di Banjarmasin, di tempat ini
selain makan kita bisa sambil mendengarkan alunan musik panting secara live yang dimainkan oleh grup musik tradisional,
musik panting merupakan alat musik khas Kalimantan Selatan. Selain itu karena
tempatnya dipinggir sungai, kita juga dapat menyaksikan pemandangan yang tidak
biasa yaitu pemandangan sungai dengan klotok (perahu) yang lalu lalang. Bahkan
kita dapat menaiki klotok secara langsung dari tempat makan ini untuk menyusuri
sungai disekitar sana. Sungguh rumah makan yang sangat langka dan sangat recommended untuk dikunjungi.
